Awal Kemunculan di Jepang: Fruit Sando muncul di Jepang pada era Showa (1920-an) sebagai inovasi dari toko roti dan kafe untuk menawarkan camilan segar, menggantikan sandwich isi selai atau krim yang umum.Pengaruh Budaya Barat: Kemunculannya dipengaruhi oleh budaya Barat yang memperkenalkan sandwich. Orang Jepang menambahkan buah segar sebagai cara kreatif menggabungkan elemen tradisional dan modern. Populernya di Zaman Modern: Fruit Sando kembali populer di era modern berkat media sosial. Penampilannya yang menarik membuatnya sering diunggah di Instagram, dengan banyak variasi buah dan krim. Jenis-Jenis Buah yang Digunakan: Buah segar yang umum dalam Fruit Sando meliputi stroberi, kiwi, jeruk, anggur, pisang.
Cara membuat Fruit sando cake
Bahan-bahan membuat fruit sando cake :
1. Lembar roti tawar tanpa pinggiran.
2. Buah kiwi kecil, kupas dan belah dua memanjang.
3. Buah stroberi kecil atau sedang, belah dua memanjang 4.1 buah mangga, potong menjadi 16.
5. 235 ml krim kocok kental yang dingin.
6. 1 1/2 sdm gula pasir 1/4 sdt ekstrak vanila.
Cara membuat Fruit Sando Cake :
1. Kocok krim, gula, dan vanila dalam mangkuk besar hingga hampir kaku.
2. Letakkan roti tawar di atas talenan dalam 2 baris. Oleskan seperdelapan krim kocok secara merata di setiap lembaran.
3. Tempatkan kiwi di tengah bagian bawah roti, stroberi di sudut bawah, dan mangga di bagian atas stroberi.
4. Tutupi setiap sandwich dengan salah satu irisan roti paling atas dengan sisi krim menghadap ke bawah.
5. Bungkus sandwich dengan hati-hati dan rapat menggunakan selembar plastik wrap, tekan dengan ringan dan merata. Dinginkan selama dua hingga delapan jam.
6. Buka bungkus sandwich dan potong dari bagian luarnya dengan hati-hati menggunakan pisau tajam. Potong sandwich menjadi dua secara diagonal. Sajikan.